Tantangan Siang

Oleh PencilSpirit

puisi alam siangHebatnya terik 12 pas
Kabut jadi kepulan panas
Lembut berubah cadas
3 jam tak jua puas,

Apalah aku hanya penikmat
Segala benda cair dan padat
Terang warna semakin pekat
Diatas bumi menjelang tamat,

Terik pun tak surutkan langkah
Berpadu berlari ke segala arah
Menggapai nanti bukan kini
Hadapi anggap kasih ibu matahari,

Terima saja wahai manusia !
Kau hanya dalam semesta !

Camkan dendang,

Siang …
Sandang …
Terang …
Peluang …
Terjang …
Menang …

20|12|20|12
giras49

Puisi Oleh PencilSpirit

Akrab dengan sapaan Mas Bo, yang suka dengan keindahan bunyi kata dan kalimat meskipun bukan penyair (katanya sih..). Suka dengan segala yang berbau seni, namun bukan seniman, karena menurutnya tak satupun dimensi seni-seni itu bisa dikuasainya. Kalau ingin copy paste puisi doi, kami mohon dengan segala kerendahan hati untuk mencantumkan nama pembuat atau link halaman ini ya.

View all author posts →